Waspadai Cyberchondria, Penyakit yang Mengintai Pengguna Internet

Antara
Browsing internet. (Foto: Video Blocks)

JAKARTA, iNews.id - Internet memang memberikan banyak manfaat dan bisa diandalkan untuk mencari berbagai informasi. Tapi di sisi lain, juga mendatangkan gejala yang dinamakan cyberchondria atau lebih dikenal dengan compuchondria.

Cyberchondria adalah gejala di mana seseorang terlalu memikirkan kondisi kesehatan mereka dan mencoba mendiagnosisnya sendiri dengan bantuan informasi yang tersedia di internet daripada mengunjungi ahli kesehatan. Masalah ini telah menjadi perhatian utama di kalangan praktisi kesehatan. 

Namun, cyberchondria berbeda dengan hipokondria. Kalau hipokondria adalah kondisi di mana orang terlalu khawatir tentang kesehatan mereka dan terpengaruh secara psikologis. Cyberchondria sering terjadi pada seseorang yang memiliki pengalaman kehilangan orang atau ada orang di sekitarnya yang terkena penyakit serius.

Seorang ibu yang baru melahirkan juga rentan terhadap masalah ini, sebab mereka cenderung mencari informasi kesehatam di internet, demikian laporan yang dilansir Boldsky, Minggu (2/9/2018).

Orang yang terkena cyberchondria bisa memeriksa gejala penyakit yang mereka alami di internet selama satu hingga tiga jam setiap hari. Kecemasan akan semakin bertambah parah ketika mereka melakukan berbagai penelitian mengenai gejala penyakit.

Orang sering salah mengartikan penyakit dengan mencari informasi mengenai obat dan perawatan melalui internet. Padahal, gejala yang sedang dihadapi bisa serupa dengan kondisi lain. Hal terbaik yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan ahli kesehatan.

Cyberchondria perlu untuk diobati dengan terapi perilaku kognitif. Ini adalah psikoterapi dengan mengubah pikiran negatif seseorang tentang diri sendiri dan dunia melalui pola perilaku. Perawatan tersebut sama untuk orang-orang yang menderita depresi.

Terapi ini juga membantu mengatasi kebiasaan membaca informasi yang berhubungan dengan kesehatan. Kalau merasa ada yang tidak beres dengan tubuh, lebih baik segera dikonsultasikan kepada ahli medis.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Seleb
10 jam lalu

Inara Rusli Tegaskan Insanul Fahmi Tidak NPD, Ini Penjelasannya!

Seleb
8 hari lalu

Sarwendah Beberkan Bahaya Sering Berbohong, Sindir Seseorang?

Health
11 hari lalu

5 Resolusi Awal Tahun Baik untuk Kesehatan Mental, Perhatikan Ini

Health
16 hari lalu

Rachel Vennya Didiagnosis Bipolar, Curhatannya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal