JAKARTA, iNews.id - Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, mendadak viral setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah membatalkan konsernya di Indonesia. Rekam jejak sang penyanyi, mulai dari penampilannya dalam acara penggalangan dana untuk militer Israel hingga konsernya di Tel Aviv, kembali disorot.
Penulis Tere Liye juga ikut menyoroti rencana kedatangan Andrea Bocelli melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @tereliyewriter. Dia mempertanyakan sikap penyanyi tersebut terhadap konflik Israel-Palestina dan mengkritik anggapan bahwa musik seharusnya dipisahkan dari politik.
Lantas, benarkah Andrea Bocelli merupakan pendukung Israel? Simak fakta sebenarnya hanya di artikel ini.
Sejumlah catatan pemberitaan dan informasi penyelenggara acara menunjukkan bahwa Bocelli pernah tampil dalam kegiatan yang berkaitan dengan Israel. Namun, penting membedakan fakta penampilannya dalam suatu acara dengan klaim mengenai pandangan politik dan dukungan pribadinya.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, meminta pemerintah membatalkan konser Andrea Bocelli yang dijadwalkan berlangsung di Candi Borobudur pada 31 Oktober 2026 dan Jakarta pada 3 November 2026.