JAKARTA, iNews.id — Musisi yang berasal dari luar pusat industri justru dinilai memiliki daya juang dan kreativitas lebih tinggi dalam berkarya. Pandangan ini mencuat dalam rangkaian mentoring program Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2, yang kini memasuki tahap krusial sebelum sesi rekaman.
Produser musik Lafa Pratomo menilai, jarak dari pusat industri seperti Jakarta bukan menjadi hambatan, melainkan pemicu lahirnya karakter musik yang lebih kuat.
"Musisi yang tidak berada di pusat industri justru punya semangat kreativitas dan daya juang yang tinggi. Itu terlihat dari cara mereka memproduksi karya," ujarnya dalam sesi mentoring dalam keterangan resmi, Senin (27/4/2026).
Penilaian tersebut bukan tanpa dasar. Lima finalis BML Vol. 2 yang berasal dari berbagai daerah, yaitu Tuan Sendiri (Bandung), Gardenia (Banjarnegara), BeverlyLine (Semarang), Barmy Blokes (Surakarta), dan Drewgon (Maluku Tenggara), berhasil menunjukkan kemampuan produksi musik yang dinilai mumpuni sejak tahap kurasi.
Selama sesi pembinaan, para finalis tidak hanya diasah dari sisi musikalitas, tetapi juga diperkenalkan pada aspek industri yang lebih luas. Mereka mendapatkan materi mulai dari manajemen band, strategi distribusi, hingga pemahaman model bisnis musik yang kini semakin kompleks.