1. Izhar Syafawi
Izhar memiliki makna terang atau jelas. Hukum bacaan izhar syafawi berlaku apabila huruf mim sukun ( مْ ) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah selain mim ( م ) dan (ب).
Contoh Bacaan Izhar Syafawi
Mim sukun ( مْ ) bertemu ‘Ain (ع)
اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ=an‘amta ‘alaihim
2. Ikhfa Syafawi
Ikhfa syafawi dibaca dengan cara didengungkan dan samar-samar pada bibir. Adapun perbedaan ikhfa syafawi dan ikhfa haqiqi yakni ikhfa haqiqi hukum bacaannya berlaku apabila nun sukun ( نْ ) bertemu dengan salah satu dari 15 huruf hijaiyyah sedangkan ikhfa syafawi mim sukun ( مْ ) bertemu dengan huruf ba' (ب).
Contoh Bacaan Ikhfa Syafawi
Mim sukun ( مْ ) bertemu (ب)
تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ=Tarmīhim biḥijāratim
3. Idgham Mimi
Idgham mimi memiliki nama lain yakni idgham mutamasilain. Hukum tajwid ini mudah diingat sebab Mim sukun ( مْ ) bertemu mim ( م ). Cara membacanya yakni dengan cara membaca huruf mim rangkap secara mendengung.
Contoh Bacaan Idgham Mimi
بِاَفْوَاهِكُمْ مَّا=Biafwāhikumma
4. Izhar Halqi
Izhar halqi merupakan salah satu cabang dari hukum bacaan izhar yang terdapat pada ilmu tajwid. Hukum bacaan izhar halqi ini memiliki makna terang atau jelas.
Hukum izhar halqi ini berlaku apabila Nun Sukun ( نْ ) ataupun juga tanwin (dhomah tanwin (ــٌـ), kasroh tanwin (ــٍــ) dan fathah tanwin (ــًـ)) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah, Alif (ا), ‘Ain (ع), Ghain (غ), Ha (ح), Kha (خ), Ha’ ( ﮬ) dan Hamzah ( ء ).