Agar jamaah tidak mengonsumsi makanan yang kedaluwarsa atau basi, setiap boks juga dilengkapi tulisan kapan maksimal harus dimakan.
“Dengan cara itu, jamaah bisa memperkirakan kapan harus makan dan kapan harus beribadah,” ujarnya.
Tak hanya makanan, PPIH Arab Saudi juga melengkapi konsumsi jamaah dengan buah dan air mineral.
Untuk memudahkan akses kebutuhan air mineral, setiap hotel juga diwajibkan menyediakan air minum di dispenser yang sewaktu-waktu bisa dimanfaatkan untuk jamaah.
Dari pantauan sejumlah hotel di Madinah, beberapa jamaah mengaku sangat menikmati jatah makanan selama tiga kali dari PPIH. Soal menu, mereka juga merasa sudah cukup untuk lidah orang Indonesia.
“Secara umum sudah baik. Kalau dibilang enak tentu susah karena berkaitan selera orang banyak. Yang jelas, menu selama ini sudah mewakili mayoritas keinginan jamaah,” ujar Nursalim, jamaah dari Lamongan, Jawa Timur.