Filosofi Kopi Menurut Para Ulama Sufi

Kastolani Marzuki
Kopi memiliki filosofi bagi kesehatan tubuh. (Foto: ist)

"Biji kopi baru ditemukan pada akhir abad VIII H di Yaman oleh penemu kopi Mukha, Imam Abul Hasan Ali asy-Syadziliy bin Umar bin Ibrahim bin Abi Hudaimah Muhammad bin Abdulloh bin al-Faqih Muhammad Disa’in (nasabnya bersambung hingga kepada seorang sahabat bernama Khalid bin Asad bin Abil Ish bin Umayyah al-Akbar bin Abdi Syams bin Abdi Manaf bin Qushay).

Dalam penemuan biji kopi, Imam Abul Hasan Assadzili mendahului Imam Abu Bakr al-Aydrus. Sehingga Imam Abul Hasan adalah penemu biji kopi, sedangkan Imam Abu Bakr Al-Aydrus adalah penyebar kopi di berbagai tempat.

Imam Abu Bakr Al-Aydrus kemudian menggubah syair:

"Wahai orang-orang yang asyik dalam cinta sejati dengan-Nya, kopi membantuku mengusir kantuk. Dengan pertolongan Alloh, kopi menggiatkanku taat beribadah kepada-Nya di kala orang-orang sedang terlelap."

Qahwah (kopi) : - 'qaf' adalah quut (makanan), - 'ha' adalah hudaa (petunjuk), - 'wawu' adalah wud (cinta), - dan 'ha' adalah hiyam (pengusir kantuk).

" Janganlah kau mencelaku karena aku minum kopi, sebab kopi adalah minuman para junjungan yang mulia."
Syeikh Abu Bakr bin Abdulloh al-Aydrus berkata tentang kopi yang digemarinya:

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kisah Soedomo Mergonoto, dari Kernet Bemo Sukses Dirikan Kopi Kapal Api

1 bulan lalu

Terinfeksi Bakteri H. pylori, Sandrinna Michelle Tidak Bisa Minum Kopi

1 bulan lalu

Kopi Nusantara Tak Lagi Sekadar Minuman, Kini Jadi Pengalaman Premium

1 bulan lalu

Buah Kopi Kuning di Garut Diolah Lewat Fermentasi, Rasanya Fruity dan Juicy!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal