Hukum Memindahkan Makam / Jenazah dalam Islam

Kastolani Marzuki
Prosesi pemindahan makam almarhum guru ngaji Muhya bin Rudia. (Foto: tangkapan layar video viral/YUDY HERYAWAN JUANDA)

JAKARTA, iNews.id - Publik dihebohkan dengan jenazah Muhya bin Rudia, guru ngaji di Kabupaten Subang yang masih utuh ketika akan dipindahkan ke tempat lain. Lalu bagaimana hukum memindahkan makam / jenazah dalam Islam?

Informasi yang diperoleh menyebutkan, pemindahan makam almarhum dilakukan dianggap tidak layak, berada persis di pinggir kandang kambing. Sementara, almarhum merupakan tokoh masyarakat kampung.

Akhirnya, berdasarkan kesepakatan antara keluarga almarhum, tokoh, dan masyarakat, makam almarhum dipindahkan ke Tempat Permakaman Umum (TPU) Pasirnaan yang lokasinya tidak jauh dari makam awal.

Tim Asatid Rumah Fiqih Indonesia, Ustaz Ahmad Zarkasih Lc menjelaskan, memindahkan makam atau jenazah yang sudah dikubur belakangan terjadi di beberapa daerah dan menjadi fenomena.

Ada berbagai macam alasan masyarakat memindahkan makam tersebut karena keinginan keluarga atau karena kondisi makamnya yang kurang layak. 

"Dari kaca mata fiqih, jumhur ulama menganjurkan jenazah yang sudah dikubur tidak perlu dipindahkan. Itu anjurannya. bentuk paling baik adalah tidak memindahkan jenazah baik sebelum atau sesudah dimakamkan," katanya dalam kajian fatwa Rumah Fiqih dikutip iNews.id, Senin (17/1/2022).

Menurut Ahmad Zarkasih, ulama empat mazhab juga tidak menganjurkan memindahkan makam atau jenazah yang sudah dikubur. 

"Hanya ulama mazhab Imam malik membolehkan jenazah dipindahkan namun dengan syarat, yakni jenazah tidak hancur artinya tidak ada anggota tubuh yang lepas atau tertinggal. Kedua, kehormatannya tetap terjaga. Artinya auratnya tetap terjaga dan tidak tersentuh oleh yang bukan muhrimnya. Ketiga, pemindahan jenazah karena berharap keberkahan tempat," ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Seleb
10 jam lalu

Mengejutkan! Ivan Gunawan Ternyata Sudah Siapkan Kain Kafan dari Sekarang

Seleb
2 hari lalu

Bikin Heboh! Karina Ranau Sahur di Makam Epy Kusnandar

Nasional
17 hari lalu

Mendiang Istri Jenderal Hoegeng Eyang Meri Dapat Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara dari Presiden Prabowo

Nasional
17 hari lalu

Istri Jenderal Hoegeng Eyang Meri Dimakamkan secara Kedinasan Upacara Kebesaran Polri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal