Secara istilah Idgham Mitslain artinya memasukkan huruf mati ke dalam huruf hidup berikutnya seakan terdapat tanda tasydid.
Idgham Mitslain disebut juga sebagai Idgham Mimi karena terjadinya pertemuan dua huruf hijaiyah yang makhraj dan juga sifatnya adalah sama persis (identik), tepatnya huruf hijaiyah Mim Sukun ( مْ ) yang bertemu huruf Mim yang mempunyai harakat ( مَ مِ , مُ ).
Cara membaca Idgham Mitslain adalah dengan meleburkan huruf mim pertama dan kedua dengan suara mendengung dan ditahan selama 1 hingga 1 1/12 alih atau 2 sampai 3 harakat atau ketukan. Biasanya, bacaan idgham mimi di dalam Al-Quran sudah ditandai dengan tanda tasydid.
Di dalam Al-Quran, ayat yang mengandung hukum Idgham Mitslain atau Mimi biasanya telah ada tanda tasydidnya.
Tasydid Idgham Mimi atau Mitslain merupakan Tasydid Hukum, yakni tanda tasydid yang ada dan diberikan sebab terjadinya suatu hukum peleburan atau pertemuan.