4. Maturidiyah
Maturidiyah merupakan aliran teologi yang bercorak rasional-tradisional. Nama aliran itu dinisbahkan dari nama pendirinya, Abu Mansur Muhammad Al Maturidi.
Doktrin Ajaran: mengetahui Tuhan dan kewajiban mengetahui Tuhan dapat diketahui dengan akal, Perbuatan manusia adalah ciptaan Allah, Allah mencipta daya (kasb/berusaha) dalam setiap diri manusia dan manusia bebas memakainya, Allah tidak berbuat sekehendak dan sewenang-wenang,
5. Murji’ah
Paham Murji’ah berasal dari kata bahasa Arab arja’a, yarji’u, yang berarti menunda atau menangguhkan.
Golongn Murji’ah adalah orang yang menunda penjelasan kedudukan seseorang yang bersengketa yakni Ali dan Muawiyah serta pasukannya masing-masing ke hari kiamat kelak.
Murji’ah terbagi ke dalam golongan Moderat dan Ekstrem. Tokoh Murji’ah: Abu Hasan AshShalihi, Yunus bin AnNamiri, Ubaid AlMuktaib, Ghailan AdDimasyq, Bisyar AlMarisi, Muhammad bin Karram.
Menurut Harun Nasution, bahwa Murji’ah memiliki empat ajaran pokok, yaitu :1) Menunda hukuman atas Ali bin Abi Thalib ra, Mu’awiyah bin Abu Sufyan, Amr bin Ash, dan Abu Musa AlAsy’ari yang terlibat tahkim dan menyerahkannya kepada Allah.
2) Menyerahkan keputusan kepada Allah atas orang muslim yang berdosa besar.
3) Meletakkan (pentingnya) iman dari amal.
4) Memberikan pengharapan kepada muslim yang berdosa besar untuk memperoleh ampunan dan rahmat dari Allah.
6. Muktazilah
Paham Muktazilah berasal dari kata i’tizal yang artinya memisahkan diri. Di antara tokohnya adalah: Washil bin Atha’ , Abu Huzail Al Allaf , Al Nazzam dan Abu Hasyim Al Jubba’i.
Di antara doktrin mu’tazilah adalah: Al Tauhid (keesaan Allah), Al ‘Adl (keadlilan tuhan), Al Wa’d wa al wa’id (janji dan ancaman), Al Manzilah bain al Manzilatain (posisi diantara tempat), dan Amar ma’ruf nahi mungkar
7. Qadariyah
Paham Qadariyah berasal dari qadara yang memiliki dua pengertian yaitu berani memutuskan dan juga berani mempunyai kekuatan atau kemampuan.
Menurut aliran Qadariyah, manusia berkuasa terhadap perbuatan-perbuatannya sendiri. Manusialah yang mewujudkan perbuatan-perbuatan baik atas kehendak dan kekuasaannya sendiri dan merekalah pula yang melakukan dan menjauhi perbuatan-perbuatan jahat atas kemauan dan kemampuannya sendiri.
8. Jabbariyah
Jabbariyah merupakan kelompok ekstrem memandang bahwa manusia tidak mempunyai daya, tidak mempunyai kehendak sendiri dan tidak mempunyai pilihan, manusia dalam perbuatan-perbuatannya adalah dipaksa dengan tidak ada kekuasaan, kemauan dan pilihan baginya.
Sedangkan menurut kaum moderat, Tuhan memang menciptakan perbuatan manusia, baik perbuatan jahat maupun baik, tetapi manusia mempunyai bagian di dalamnya.
Tenaga yang diciptakan dalam diri manusia mempunyai efek untuk mewujudkan perbuatannya. Inilah yang dimaksud dengan kasab (acquisition).
Wallahu A'lam
Sumber: Buku Akidah Akhlak Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah, Kemenag