1. Membaca Hamdalah
Membaca hamdalah adalah mengucapkan lafadz alhamdulillah, innalhamda lillah, ahmadullah atau lafadz-lafadz yang sejenisnya pada awal khutbah Jumat. Dasarnya adalah hadits nabi SAW :
كُلُّ كَلاَمٍ لاَ يُبْدَأُ فِيهِ باِلحَمْدِ لِلَّهِ فَهُوَ أَجْذَم
Semua perkataan yang tidak dimulai dengan hamdalah maka perkataan itu terputus. (HR. Abu Daud).
Tim asatid Rumah Fiqih Indonesia, Ahmad Zarkasih dalam bukunya berjudul "Rukun dan Syarat Sah Khutbah Jumat" menjelaskan, alasan memulai khutbah dengan hamdalah karena ittiba atau mengikuti apa yang sudah dikerjakan Nabi SAW.
Alasan kedua, karena khutbah merupakan ibadah, maka membutuhkan dzikir kepada Allah SWT dengan memuji-Nya.
2. Bershalawat Kepada Nabi SAW
Khutbah kedua Jumat juga diwajibkan membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW bisa dengan lafadz yang sederhana, seperti :