Artinya: Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu.
Dilihat dari segi kualitas kekuatan dan kelemahan hadits, para ulama membagi hadits dalam tiga kategori, yaitu hadits shahih, hadits hasan, hadits dhaif. Berikut adalah pengertian masing-masing:
Dikutip dari jurnal Macam-Macam Hadits dari Segi Kualitas terbitan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) An-Nur Jati Agung, kata Shahih menurut bahasa berasal dari kata shahha, yashihhu, suhhan wa shihhatan wa shahahan. Menurut bahasa Shahih bahasa yang sehat, yang selamat, yang benar, yang sah dan yang benar.
Para ulama biasa menyebut kata shahih itu sebagai lawan kata dari kata saqim (sakit). Maka hadits shahih menurut bahasa berarti hadits yang sah, hadits yang sehat atau hadits yang selamat.
Dengan kata lain, Hadits Shahih adalah hadits yang sanadnya bersambung atau mutawatir, diriwayatkan oleh perawi yang berkualitas dan tidak lemah hafalannya. Serta, di dalam sanad dan matannya tidak ada syadz (kejanggalan) dan illat.