Niat Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah dan Keutamaannya

Kastolani Marzuki
Niat puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun puasa. (Foto: istimewa)

Jumhur ulama sepakat bahwa niat untuk berpuasa fardhu harus sudah terpasang sejak sebelum memulai puasa. Dan puasa wajib itu tidak sah bila tidak berniat sebelum waktu fajar itu.

Dalam fiqih, hal seperti itu diistilahkan dengan tabyit an-niyah (تبييت النية ), yaitu memabitkan niat. Maksudnya, niat itu harus sudah terpasang sejak semalam, batas paling akhirnya ketika fajar shubuh hampir terbit.

Dasarnya adalah sabda Rasulullah SAW :

مَنْ لَمْ يُبَيِّتِ الصِّيَامَ قَبْلَ طُلُوعِ الفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ

Dari Hafshah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Barang siapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka tidak ada puasa untuknya.” (HR. Tirmidzy, An-Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad).

Namun para ulama sepakat bahwa ketentuan untuk berniat sejak sebelum terbitnya fajar hanya berlaku untuk puasa yang hukumnya fardhu, seperti puasa Ramadhan.

Direktur Rumah Fiqih Indonesia, Ustaz Ahmad Sarwat MA mengatakan, jumhur ulama mensyaratkan bahwa setiap hari puasa membutuhkan satu niat tersendiri. Sebab dalam pandangan mereka, ibadah puasa itu dihitungnya perhari, bukan satu paket sebulan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jadwal Imsakiyah Bogor Sabtu 8 Maret 2025 Berikut Niat Puasa Ramadhan

57 tahun lalu

Jadwal Imsakiyah Bogor Hari Ini 3 Maret 2025, Lengkap dengan Niat Puasa

57 tahun lalu

Bacaan Niat Puasa Ramadhan Arab dan Artinya, Lengkap Waktu Membacanya

57 tahun lalu

Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh: Bacaan dan Waktu Melafalkannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal