Pahala Berlipat! Ini Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin: Arab dan Artinya

Kastolani Marzuki
Ilustrasi bacaan niat puasa Syawal digabung puasa Senin dan hukumnya bagi umat Islam. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id -Momen Bulan Syawal menjadi waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk mendulang pahala tambahan melalui puasa sunah enam hari. Menariknya, banyak masyarakat yang memilih untuk menggabungkan niat puasa Syawal dengan puasa sunah Senin Kamis karena diyakini memiliki keutamaan yang besar.

Penggabungan dua ibadah sunah ini menjadi solusi praktis bagi umat Muslim yang ingin meraih keberkahan berlipat dalam satu waktu.

Meski memiliki keutamaan yang luar biasa, perlu diingat bahwa puasa Syawal tidak boleh dilakukan sembarangan secara waktu. Puasa sunah enam hari ini baru boleh dilaksanakan mulai tanggal 2 Syawal. Apabila melaksanakan puasa sunah enam hari ini pada tanggal 1 Syawal maka hukumnya tidak sah dan haram. Dalam hadis disebutkan, dari Abu Sa’id al-Khudri, dia berkata,

عن عمر بن الخطاب وأبي هريرة وأبي سعيد رضي الله عنهم أن رسول الله صلى الله عليه وسلم نهى عن صوم يوم الفطر ويوم الأضحى

“Nabi Muhammad Saw., melarang berpuasa pada dua hari raya; Idul Fitri dan Idul Adha. (maksudnya tanggal satu Syawal atau sepuluh bulan Dzulhijjah).

Melansir buku Amalan Ibadah Bulan Dzulhijjah Ustaz Hanif Luthfi, menggabungkan dua niat dalam satu puasa menurut ulama adalah boleh jika waktunya bersamaan baik puasa sunnah dengan qadha Ramadhan maupun puasa sunnah dengan puasa sunnah lainnya. Seperti Puasa Syawal digabung dengan puasa sunnah Senin Kamis  ketika bersamaan dalam satu hari. 

Nah, berikut ini bacaan niat puasa Syawal sekaligus puasa Senin yang bisa diamalkan umat Islam untuk mendulang pahala berlipat.

Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّال وَعَنْ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ ِللهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwaali wa 'an shauma yaumal khamisi
lillaahi ta’aala

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal dan puasa sunnah Kamis esok hari karena Allah SWT.

Niat Puasa Syawal boleh dilakukan pada pagi atau siang hari dengan catatan belum makan dan minum sejak pagi lalu terbersit keinginan untuk berpuasa.

Para ulama sepakat bahwa ketentuan untuk berniat sejak sebelum terbitnya fajar hanya berlaku untuk puasa yang hukumnya fardhu, seperti puasa Ramadhan, puasa qadha’ Ramadhan, puasa nadzar dan puasa kaffarah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Muslim
1 hari lalu

Bolehkah Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan? Begini Hukumnya

Jateng
5 hari lalu

Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Syawal, Teks Arab dan Artinya

Muslim
3 hari lalu

Teks Khutbah Jumat Bulan Syawal 27 Maret 2026 Menyentuh Hati: Merawat Ukhuwah Islamiyah

Muslim
5 hari lalu

6 Keutamaan Bulan Syawal Bagi Umat Islam, Nomor 3 Waktu Terbaik Melepas Jomblo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal