Pengertian Halalan Thayyiban, Kriteria dan Manfaat Mengonsumsi Makanan Halal

Kastolani Marzuki
Muslim diperintahkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang halalan thayyiban. (Foto: Freepik)

Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan, bahwa Allah SWT memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman agar memakan rezeki-Nya yang halal lagi baik, dan bersyukur kepada-Nya atas karunia tersebut. Karena sesungguhnya Allah-lah yang mengarunia­kan nikmat itu kepada mereka, Dialah yang berhak disembah semata, tiada sekutu bagi-Nya.

Berdasarkan ayat tersebut jelaslah bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh seorang muslim hendaknya memenuhi 2 syarat, yaitu halal dan thayyib.

Pengertian Halalan Thayyiban

Dilansir dari Buku Fikih Kelas VII MTs Kemenag, makanan dan minuman yang halalan thayyiban pertama harus Halal. Artinya diperbolehkan untuk dikonsumsi dan tidak dilarang oleh hukum syara.

Kata halal berasal dari bahasa Arab yang berarti melepaskan, tidak terikat, dibolehkan. Secara etimologi halal berarti hal-hal yang boleh dan dapat dilakukan kerena bebas atau tidak terikat dengan ketentuan-ketentuan yang melarangnya.

Kedua, Thayyib (baik) artinya makanan atau minuman itu sehat, bergizi, mengandung nutrisi, dan bermanfaat untuk kesehatan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 hari lalu

Wajib Sertifikasi Halal Ditunda hingga 2028, Menteri UMKM Maman Ungkap Penyebabnya

9 hari lalu

Sertifikasi Wajib Halal Sejumlah Produk Diundur hingga 2028, Ini Daftarnya

9 hari lalu

Kewajiban Sertifikasi Halal Mundur hingga 2028, Ini Alasannya

12 hari lalu

UMKM Wajib Sertifikasi Halal Mulai 17 Oktober, Pemerintah Siapkan 1,35 Juta Sertifikat Gratis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal