Definisi mad secara bahasa adalah tambah. Menurut ulama ahli tajwid adalah memanjangkan suara huruf yang wajib dipanjangkan.Huruf mad thabi'i itu ada tiga yaitu ,( ي ) 'ya) , و ) wawu dan alif ( ا).
Adapun syarat huruf mad thabi'i adalah apabila wawu jatuh setelah dhummah, ya' jatuh setelah kasroh, dan alif jatuh setelah fathah.
Contohnya berkumpul dalam نُوْحِيْهَا.
Apabila setelah huruf mad tidak ada huruf yang sukun, maka disebut mad thabi'i.
Seperti kalimat وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا .Panjangnya kira-kira satu alif/ dua harakat.
Contoh Mad Thobi'i terdapat dalam Surat Al Ghasyiah:
1. وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ خَاشِعَةٌۙ (Terdapat wawu sukun setelah dhomah)
Latin: Wujuuhuyyaumaidzin khoosyi'ah.
2. لَّا يُسْمِنُ (terdapat alif sukun setelah fathah)
3. فِيْهَا عَيْنٌ جَارِيَةٌۘ (Terdapat ya sukun setelah kasroh)
Hukum Mempelajari Ilmu Tajwid
Hukum mempelajari Ilmu Tajwid adalah fardhu kifayah, bila sebagian orang dari suatu kaum telah mempelajarinya maka gugur kewajiban atas lainnya. Sedangkan hukum membaca Al quran sesuai dengan kaidah ilmu tajwid adalah fardhu 'ain. Maka diwajibkan bagi seseorang saat membaca al Qur'an sesuai dengan kaidah tajwid yang benar yang ia dapatkan dengan cara musyafahah (tatap muka dengan seorang guru).