Asal kalimat adalah Fi’il Madhi menjadi ضَرَب dibaca Dharaba, artinya telah memukul.
Diubah ke sampel Fi’il Mudhari’ menjadi يَضْرِبُ dibaca Yadhribu artinya akan memukul.
Diubah ke masdar, ضَرْبٌ dibaca Dharbun, artinya pukulan.
Diubah ke Fi’il Amar menjadi اِضْرِبْ dibaca idhrib artinya pukullah.