Refleksi Tahun Baru Islam, Menag Ajak Muslim Indonesia Tinggalkan Sikap Eksklusif

Kastolani Marzuki
Menag Nasaruddin Umar saat memberi sambutan pada peringatan Malam Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Masjid Istiqlal Jakarta, Senin (15/6/2026) malam. (Foto: ist)

Meski demikian, Menag mengingatkan bahwa keterbukaan saja tidak cukup. Persatuan, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap sesama harus terus diperkuat agar masyarakat benar-benar tumbuh sebagai umat yang kokoh.

Karena itu, menag mengajak umat Islam menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk meninggalkan sikap eksklusif yang hanya mementingkan kelompok sendiri serta memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan. 

"Semoga komunitas Islam Indonesia sudah layak untuk kita sebut sebagai umat, komunitas sejati. Inilah hakikat hijrah yang sesungguhnya," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah

1 tahun lalu

Bacaan Niat Puasa Asyura 10 Muharam: Arab, Latin, Artinya dan Keutamaan

1 tahun lalu

Teks Khutbah Jumat Bulan Muharam Singkat Padat Edisi 4 Juli 2025: Keutamaan Hijrah

7 hari lalu

Menag: Indonesia Lukisan Tuhan Paling Indah, Tak Boleh Ada yang Mengacak-acak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal