Sejarah Haramnya Babi untuk Umat Muslim, Padahal Tidak Ada Babi di Arab

Rilo Pambudi
Sejarah haramnya babi untuk umat Muslim (Foto: Freepik)

Dari Jabir bin Abdullah beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada tahun penaklukan Mekkah dan beliau waktu itu berada di Mekkah: “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan jual beli khamr, bangkai, babi dan patung-patung.” Lalu ada yang bertanya: “Wahai Rasulullah Apakah boleh (menjual) lemak bangkai, karena ia dapat digunakan untuk mengecat perahu dan meminyaki kulit serta dipakai orang untuk bahan bakar lampu?” Maka beliau menjawab: “Tidak boleh, ia tetap haram.” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda lagi ketika itu: “Semoga Allah memusnahkan orang Yahudi, sungguh Allah telah mengharamkan lemaknya lalu mereka rubah bentuknya menjadi minyak kemudian menjualnya dan memakan hasil penjualannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Sebagai umat Muslim, kita tidak hanya wajib menghindari dari makanan yang mengandung babi saja tetapi juga perlu menghindari makanan dan minuman yang diharamkan dalam islam. Wallahualam bissawab

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Viral Mobil Berstiker SPPG di Nias Selatan Angkut Babi dan Ayam, BGN Lapor Polisi

Internasional
3 bulan lalu

Terungkap, Ini Motif Teror Bangkai Babi di Masjid-Masjid Singapura

Internasional
3 bulan lalu

Teror Bangkai Babi di Masjid-Masjid Singapura, Pelaku Ditangkap

Internasional
3 bulan lalu

Masjid-Masjid di Singapura Diteror Kiriman Bangkai Babi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal