Shalat Tarawih 4 Rakaat Berapa Kali Tahiyat? Ini Kata Gus Baha

Komaruddin Bagja
Shalat Tarawih 4 rakaat berapa kali Tahiyat? (Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Shalat Tarawih 4 rakaat berapa kali Tahiyat? Pertanyaan ini sering muncul di kalangan umat Islam saat bulan Ramadhan tiba. Rais Syuriyah PBNU, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha, memberikan penjelasan mengenai hal ini. Menurut Gus Baha, shalat Tarawih 4 rakaat dengan satu salam adalah sah dan pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.

Gus Baha menjelaskan bahwa meskipun ada riwayat yang menyebutkan shalat Tarawih dilakukan 2 rakaat satu salam, namun praktik 4 rakaat satu salam juga memiliki dasar yang kuat. 

Shalat Tarawih 4 rakaat berapa kali Tahiyat? 

"Sehingga kalau ada shalat tarawih empat rakaat tanpa tasyahud sebelumnya, sebetulnya secara fiqih kita sepakat itu sah," jelasnya seperti dikutip dari NU Online. 

Gus Baha menambahkan, shalat Tarawih 4 rakaat tanpa tasyahud awal tetap sah karena tidak ada ulama yang mewajibkan tasyahud awal. Khasnya hukum sunnah itu ketika ditinggal tidak membatalkan shalat.

Gus Baha juga mengutip hadis dari Aisyah RA sebagai dasar bahwa Nabi Muhammad SAW pernah melaksanakan shalat malam (termasuk Tarawih) dengan 4 rakaat sekali salam:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: ”مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً: يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ، ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ، ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا

"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah menambah bilangan pada bulan Ramadhan dan tidak pula pada bulan selain Ramadhan dari 11 Rakaat. Beliau shalat empat rakaat sekali salam, maka jangan ditanya tentang kebagusan dan panjangnya, kemudian shalat empat rakaat lagi sekali salam maka jangan ditanya tentang bagus dan panjangnya, kemudian shalat witir tiga rakaat.” (HR Muslim).

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Sambut Ramadan, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Berbagi Makanan Bergizi dengan Pemulung di Jaksel

Nasional
3 jam lalu

PBNU Setuju Larangan Sweeping Warung Makan saat Puasa: Semua Saling Menghormati

Nasional
13 jam lalu

MUI soal Potensi Beda Awal Ramadan: Tak Perlu Dibawa kepada Perpecahan

Nasional
14 jam lalu

BGN Larang Makanan Ultra-Proses dan Pedas dalam Menu MBG selama Ramadan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal