Syarat Aqiqah, Pengertian, Hukum, Waktu Terbaik dan Tata Caranya

Kastolani Marzuki
Syarat Aqiqah, hukum dan waktu terbaik menamai dan mencukur rambut bayi yang baru lahir. (Foto: ist)

Oleh sebab itu dalam acara aqiqah biasanya sudah maklum diadakan pengajian atau pembacaan maulid Barzanji dan juga ada doa bersama. Hal ini boleh boleh saja dilakukan dan termasuk tradisi yang baik sesuai dengan sunnah Nabi shalllallahu alaihi wasallam.
Imam an-Nawawi (w. 676 H) rahimahullah dalam kitab al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab menyebutkan bahwa:

Disunnahkan untuk mentahnik bayi dengan kurma. Dari Abu Musa al-Asyary radhiyallahu anhu berkata: Aku membawa bayiku kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam dan beliau beri nama Ibrahim, beliau mentahniknya dan mendoakan keberkahan untuknya. (Hadits riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Demikian penjelasan mengenai syarat aqiqah, pengertian, hukum dan tata caranya lengkap dengan dalil hadits.

Wallahu A'lam 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Belasan Warga Cianjur Keracunan usai Minum Susu Kambing

57 tahun lalu

Hukum Melaksanakan Aqiqah Pada Anak Tetapi Orang Tuanya Belum Menurut Ulama

57 tahun lalu

Dalil tentang Qurban dan Aqiqah, Lengkap dengan Terjemahannya

57 tahun lalu

Bolehkah Aqiqah Bersamaan dengan Qurban? Begini Menurut Ulama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal