Sholat gerhana bulan dikerjakan 2 rakaat dengan tata cara khusus yakni 2 kali membaca Al fatihah dan surat Al qur'an, 2 kali berdiri, 2 kali rukuk, dan 2 kali sujud. Pada sholat gerhana bulan, bacaannya dikeraskan atau jahr sebagaimana sholat malam pada umumnya.
Sholat gerhana bulan dianjurkan dikerjakan dengan cara berjemaah tanpa azan dan iqamat hanyalah panggilan shalat dengan lafaz As-Shalatu Jamiah.
1. Membaca niat
Tata cara sholat gerhana bulan pertama adalah membaca niat. Adapun bacaan niatnya sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnatal khusuufi rak‘ataini imaaman/makmuuman lillaahi ta‘aalaa.
Artinya: Saya sholat Sunnah Khusuf dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah
- Niat Sholat Gerhana Bulan Sendirian
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى
Latin: Ushallii sunnatal khusuufi rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa.
Artinya: Saya sholat Khusuf sendirian dua rakaat karena Allah.
2. Takbiratul ihram
3. Membaca do’a iftitah dan berta’awudz
4. Membaca surat Al Fatihah
5. Membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih).