Sebelumnya, Widhiyarini Pangestika menyampaikan permintaan maaf terbuka setelah komentarnya kepada Yurizal viral di media sosial.
Dia mengakui komentarnya tidak mencerminkan etika, empati, maupun profesionalisme sebagai tenaga kesehatan. Widhiyarini juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam bertutur kata, baik di dunia nyata maupun media sosial.
Selain Widhiyarini, permintaan maaf juga telah disampaikan oleh dr Benny Christian Sihombing dan dr Elda Putri Rahardini yang sama-sama menjadi sorotan publik karena komentar mereka terhadap unggahan Yurizal.
Kasus ini bermula dari unggahan Yurizal yang mengeluhkan harus menunggu sekitar delapan jam untuk mendapatkan ruang rawat inap sebagai pasien BPJS Kesehatan.
Setelah unggahan tersebut viral, sejumlah komentar dari akun yang diduga milik dokter dan tenaga kesehatan justru menuai kecaman karena dianggap tidak berempati. Polemik semakin membesar setelah Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026.