Kondisi itu membuat keluarga menduga lampu solar panel tersebut diambil seseorang pada malam hari.
Harry kemudian menyampaikan kabar tersebut melalui media sosial. Ia bahkan menyebut kejadian itu sebagai sesuatu yang tidak biasa karena lampu yang dipasang di makam putranya justru menjadi sasaran pencurian.
“Pertama dalam sejarah dunia persilatan, ada maling lampu solar panel makam Vidi disumpahin 469 ribu orang dalam semalam,” kata Harry Kiss.
Dalam unggahan lainnya, Harry juga menyampaikan harapan agar orang yang mengambil lampu tersebut mendapat petunjuk.
“Semoga malingnya dapat hidayah,” tulis Harry.
Kabar hilangnya lampu di makam Vidi kemudian mengundang reaksi dari netizen. Selain mengecam dugaan pencurian tersebut, sejumlah warganet menyarankan agar keluarga mempertimbangkan lokasi makam yang lebih aman.