Rika menerangkan jadwal komunikasi telah diatur dengan ketat oleh pihak Lapas. Hanya keluarga inti yang memiliki akses untuk menghubungi Ammar selama di sana.
"Ada jam-jam tertentu. Yang pasti, sekali lagi, hak berkomunikasi tetap diberikan kepada keluarga intinya dan juga kuasa hukum ya, kalau memang masih," ujar Rika.
Status high risk Ammar Zoni, lanjut Rika, juga akan disesuaikan dengan kondisi saat awal pemindahan ke Nusakambangan.
"Ya, kan waktu dipindahkan dari Lapas ke Narkotika kan memang statusnya seperti itu (berbahaya/high risk)," katanya.