JAKARTA, iNews.id - Banyaknya perubahan yang terjadi selama pandemi virus corona (Covid-19) membuat sebagian orang merasa stres. Rasa stres dan cemas tersebut tak hanya dirasakan oleh orang dewasa, sebab anak-anak pun dapat merasakan hal yang sama.
Terlebih di masa pandemi ini, anak-anak harus menjalani masa adaptasi. Mulai dari bersekolah secara daring, hingga tak bisa lagi bermain di luar rumah seperti biasanya untuk mencegah penyebaran virus penyebab Covid-19.
“Permasalahan kesehatan jiwa anak bisa disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya, tekanan ekonomi orang dewasa, yang bisa membuat mereka stres. Karena kadangkala ada situasi di mana anak menjadi takut atau cemas karena memikirkan ekonomi orangtuanya,” kata pemerhati kesehatan jiwa anak dari UNICEF Ali Aulia Ramly dalam temu media virtual, Rabu (5/8/2020).
Oleh sebab itu, para orangtua harus peka dan memperhatikan tanda-tanda yang muncul dari sang buah hati.
“Pahami gejalanya, apa yang berbeda dari sebelumnya? Apakah anak misalnya menjadi lebih banyak diam, termenung, kehilangan semangat,” tuturnya.