Sukhdev mengaku heran dengan kondisi kesehatan sang putra yang terus mengalami naik turun dalam kurun waktu satu bulan. Perawatan di Jakarta dan Kuala Lumpur pun sudah beberapa kali dilakukan demi mengetahui penyebab pasti kondisi tersebut.
"Ini kan dengan jarak waktu satu bulan ini saja sudah tiga kali bolak-balik gitu. Perawatannya sudah kemarin perawatan di Jakarta hampir enam hari ya tidak banyak perubahan ya. Kita bawa sana spesifik lima hari di Kuala Lumpur, pulang ke Jakarta sekolah empat hari, kemarin berangkat lagi," kata Sukhdev.
Dokter di Kuala Lumpur kini melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan MRI. Pemeriksaan tersebut dilakukan karena muncul dugaan adanya infeksi bakteri atau virus yang berasal dari keracunan makanan dan kemudian berdampak pada organ tubuh lainnya.
"Kalau persoalan awal kemarin keracunan makanan sudah pasti mungkin ada bakteri atau virus di makanan tersebut, sehingga ini berhubungan ke merembet ke mana-mananya gitu. Jadi lambungnya luka, sekarang empedunya juga bengkak," ujar Sukhdev.
Saat ini, sang anak masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pantai Kuala Lumpur. Keluarga berharap pemeriksaan lebih lanjut dapat mengetahui penyebab gangguan kesehatan yang dialami sang putra sehingga penanganan yang tepat bisa segera dilakukan.