Bekam Bisa Bantu Atasi Sakit Punggung dan Leher, Begini Kata Dokter

Mei Sada Sirait
Selain meningkatkan aliran darah, bekam juga dapat membantu mengurangi kekakuan jaringan serta meningkatkan mobilitas jaringan.

JAKARTA, iNews.id - Terapi bekam masih menjadi salah satu metode pengobatan komplementer yang cukup diminati masyarakat. Selain telah digunakan secara turun-temurun di berbagai negara, termasuk Indonesia, terapi ini juga diyakini memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan.

Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr Adam Prabata, menjelaskan bekam merupakan teknik pengobatan komplementer yang dilakukan menggunakan cangkir khusus untuk menciptakan tekanan negatif pada kulit.

Metode tersebut bekerja dengan menarik jaringan kulit, lemak, hingga otot ke dalam cangkir. Teknik ini telah lama digunakan sebagai terapi pendamping untuk membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan.

“Izin menjelaskan mengenai bekam!” tulis Adam melalui akun media sosial X.

Menurut dr Adam, terdapat beberapa mekanisme yang terjadi di dalam tubuh saat seseorang menjalani terapi bekam. Salah satunya adalah peningkatan aliran darah lokal yang disertai pelebaran pembuluh darah kapiler di area yang mendapatkan terapi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Sah! Syarat Kecukupan SKP Dokter Resmi Turun, dari 250 Jadi 160 per 5 Tahun

7 hari lalu

Terungkap! Ternyata Ini yang Terjadi pada Tubuh Ketika Kamu Tidur

10 hari lalu

Mengenang Siti Hasmah, Sang Dokter yang Mengabdikan Hidupnya untuk Kesehatan Ibu dan Anak

14 hari lalu

Waspada! Gen Z Kini Dihantui Fatty Liver, Dokter Ungkap Pemicunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal