"Gini, mungkin yang bisa kujelasin adalah itu tuh bukan di mana posisinya tuh lagi ada yang seperti yang ada di video gitu. Mungkin itu terlalu diedit-edit jadi digabungin jadi satu aja," kata Onyo.
Betrand menjelaskan, dokumentasi tersebut awalnya merekam momen kebersamaannya dengan teman-teman dari Indonesia Timur. Mereka berkumpul setelah bermain sepak bola bersama komunitas anak-anak Timur, kemudian menikmati makanan tradisional papeda.
"Jadi itu kumpul-kumpul sama teman-temanku yang ada di daerah timur, gitu. Jadi kita main bola untuk kumpulan anak-anak timur. Jadi yang diambil itu foto-foto itu doang. Maksudnya biar kasih lihat panjangnya itu kita tuh makan papeda di sana gitu," ucapnya.
Penyanyi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menegaskan, file tersebut hanya disimpan untuk kepentingan pribadi. Dia mengaku tidak pernah mengunggahnya ke media sosial ataupun membagikannya melalui grup percakapan.
"Enggak. Jadi aku bisa bilang kenapa itu dibobol, karena itu enggak pernah kuposting ke mana-mana untuk simpen buat pribadiku aja. Share ke grup juga atau ke teman-teman juga aku enggak ada nge-share itu," ujar Betrand.
Betrand pun mempertanyakan bagaimana dokumentasi yang disimpannya secara pribadi bisa tersebar ke publik. Dia menegaskan bahwa video tersebut bukan materi yang sengaja dibagikan olehnya untuk konsumsi umum.