Betrand juga memastikan dirinya tidak akan menambahkan cerita di luar apa yang dia alami. Dia memilih memberikan keterangan berdasarkan versinya mengenai kejadian tersebut.
"Aku di sini dan aku tidak akan tambah-tambahin kata-kata, tambah-tambahin cerita, dan aku siap," tutur Betrand.
Bagi Betrand, proses hukum menjadi ruang untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Karena itu, meski tetap mempertahankan bantahannya, dia menyatakan siap menjalani tahapan yang diperlukan.
Sebelumnya, Betrand menceritakan versinya mengenai kejadian di kelab malam. Dia mengaku sempat melihat seorang perempuan menangis dan berusaha menanyakan alasan perempuan tersebut.
Situasi kemudian berkembang menjadi keributan hingga Betrand mengaku berusaha melerai. Setelah kejadian itu, dia baru mengetahui namanya disebut sebagai pihak yang melakukan tindakan seksual.