"Cuma dia lebih memilih aku untuk lebih fokus dulu di rumah," katanya.
Cut Tari menjelaskan pernikahannya dengan Richard bukan sekadar penyatuan dua individu, tetapi juga dua keluarga yang masing-masing telah memiliki anak. Proses adaptasi menjadi hal penting yang tak bisa diabaikan.
"Karena kita kan ini kan pernikahannya merger ya kan... kita juga masih harus beradaptasi gitu ya," ujar Cut Tari.
Menurutnya, masa-masa awal pernikahan membutuhkan perhatian ekstra. Adaptasi antara anak-anak dan kedua orang tua menjadi prioritas utama agar tercipta keharmonisan di dalam rumah.
Kini, setelah beberapa tahun berjalan, Cut Tari merasa fase penyesuaian sudah terlewati. Dia menilai fondasi keluarga mereka semakin kuat dan stabil.
Perempuan 48 tahun itu pun mulai membuka diri terhadap berbagai tawaran syuting. Dia merasa sudah waktunya kembali menyalurkan passion di dunia seni peran yang telah membesarkan namanya.