Di Balik Empati, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Ketidakjujuran Kakek Penjual Es Gabus

Niko Prayoga
Di balik kisah pilu yang menyentuh hati masyarakat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi justru menemukan fakta mengejutkan. (Foto: Dok)

“Bapak ini empat bulan apa sebulan sekolahan belum bayarannya? Sebulan. Berarti 200 dong, bukan sejuta setengah. Jangan ngarang. Kalau ingin hidup maju harus jujur. Kalau kitanya tidak jujur, nanti banyak dapat susah dalam hidupnya,” kata Dedi.

Meski menemukan indikasi ketidakjujuran, Dedi Mulyadi tidak serta-merta menarik empatinya. Dia tetap memberikan bantuan besar dengan total mencapai Rp10 juta. Bantuan itu meliputi pembayaran kontrakan satu tahun sebesar Rp9,6 juta, pelunasan utang beras Rp200.000, tunggakan sekolah Rp200.000, serta tambahan modal usaha tunai Rp2 juta.

Menariknya, Dedi memilih tidak menyerahkan sebagian besar bantuan secara langsung. Dia menginstruksikan stafnya membayarkan kewajiban tersebut langsung kepada pihak terkait demi mencegah penyalahgunaan.

“Bayaran sekolahnya saya cek dulu, Pak. Kontrakannya akan saya bayarin setahun langsung ke kontrakannya. Saya nggak percaya sama bapak ini bayar kontrakan sama sekolah. Sama bayar ke warungnya langsung nanti staf saya yang bayarin. Nah, ini aja buat modal Bapak dua juta,” kata Dedi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Seleb
16 jam lalu

Deddy Corbuzier Kecewa, Klaim Kakek Penjual Es Gabus Viral Tak Sesuai Fakta

Nasional
16 jam lalu

Dedi Mulyadi Ungkap Ketidakjujuran Kakek Penjual Es Gabus di Tengah Empati Masyarakat

Seleb
17 jam lalu

Kakek Pedagang Es Gabus Diberi Hadiah Umroh Gratis oleh Kreator Konten Malaysia 

Nasional
19 jam lalu

Kementerian PKP segera Bangun 18 Tower Rusun Subsidi di Meikarta Tahun Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal