Di Balik Empati, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Ketidakjujuran Kakek Penjual Es Gabus

Niko Prayoga
Di balik kisah pilu yang menyentuh hati masyarakat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi justru menemukan fakta mengejutkan. (Foto: Dok)

JAKARTA, iNews.id – Gelombang empati publik terhadap kakek penjual es gabus yang sempat viral mendadak berbalik arah. Di balik kisah pilu yang menyentuh hati masyarakat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi justru menemukan fakta mengejutkan berupa ketidakjujuran pengakuan sang kakek terkait kondisi ekonomi keluarganya.

Temuan itu terungkap saat Dedi Mulyadi bertemu langsung dengan kakek tersebut, momen yang kemudian diunggah melalui akun media sosial pribadinya. Dalam video itu, sang kakek tampak menangis dan mengaku hidupnya kian terpuruk setelah viral. Dia menyebut sudah empat hari tidak berjualan karena trauma, sementara tekanan ekonomi terus menghimpit.

Di hadapan Dedi, kakek itu mengklaim menunggak biaya kontrakan serta biaya sekolah cucunya hingga mencapai Rp1,5 juta. “Saya mau nangis, Pak. Belum bayar kontrakan, belum bayar sekolah,” ujarnya dengan suara bergetar, dikutip Sabtu (31/1/2026).

Namun, simpati tersebut mulai dipertanyakan ketika Dedi melakukan klarifikasi singkat. Pengakuan sang kakek berubah. Dia menyebut biaya sekolah cucunya yang duduk di bangku sekolah dasar hanya Rp200.000 per bulan dan baru menunggak satu bulan.

Perbedaan data itu langsung memantik reaksi Dedi. Dia menilai klaim awal tidak selaras dengan fakta, terlebih cucu sang kakek bersekolah di sekolah negeri. “Sebulannya katanya 200. Harus dipastiin dulu saya, saya yakin bukan sekolah negeri deh. Enggak mungkin, Pak, sekolah negeri SD bayar 200,” ujar Dedi dengan nada heran.

Saat ditekan kembali, sang kakek menegaskan bahwa tunggakan sekolah memang baru satu bulan. Situasi itu membuat Dedi melontarkan teguran keras. Dia menekankan kejujuran sebagai modal utama menghadapi kesulitan hidup, bukan memainkan emosi publik.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

KPK Hibahkan Aset Rampasan Koruptor Rp16,3 Miliar ke Pemprov Jabar, Ini Daftarnya 

Megapolitan
2 bulan lalu

Tak Terbukti Pukul Penjual Es Gabus, Aiptu Ikhwan Bhabinkamtibmas Kembali Bertugas

Megapolitan
2 bulan lalu

Polda Metro Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Pukul Penjual Es Gabus di Kemayoran

Seleb
2 bulan lalu

Deddy Corbuzier Kecewa, Klaim Kakek Penjual Es Gabus Viral Tak Sesuai Fakta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal