Meski demikian, Cut menegaskan anggota keluarganya yang ikut dalam perjalanan umrah tetap melakukan pembayaran secara mandiri. Bukti transfer pembayaran hingga surat kontrak kerja sama juga telah diserahkan kepada penyidik.
"Barter, barter. Foto dan video. Tapi kita juga ada berbayar, ya. Tadi udah ditunjukin semuanya bukti transfer aku, kekurangan bayarnya, terus udah gitu surat-surat kontraknya," ujarnya.
Ibu dua anak itu juga membantah menerima uang saku atau aliran dana pribadi dari kerja sama dengan Hanania Travel. Menurut dia, kerja sama tersebut murni berupa pembuatan konten promosi.
"Nggak ada sih (uang saku). Pure konten. Video sama foto. Ada yang bayar, anak aku. Aku udah tunjukin semua bukti transfernya," ucapnya.
Sementara itu, Roger Danuarta berharap keterangan yang mereka berikan dapat membantu penyidik mengungkap kasus yang diduga merugikan banyak jemaah umrah.
"Kita udah memberitahukan apa yang kita tahu dan juga ya itu semoga bisa membantu agar kasus ini bisa berjalan dengan baik," kata Roger.
Kasus dugaan penggelapan dana Hanania Group hingga kini masih terus didalami oleh penyidik Polda Metro Jaya. Sejumlah publik figur yang pernah bekerja sama dengan agen travel tersebut juga telah dimintai keterangan untuk melengkapi proses penyelidikan.