Berasal dari satu potongan kain yang sama, Emmy Thee berhasil menyulapnya menjadi tiga tampilan yang berbeda. Menurutnya, apabila konsumen nantinya bosan dengan model pakaian yang telah dibeli, konsumen dapat mengirimkannya kepada Emmy dan akan segera diubah menjadi sebuah model baju yang baru.
"Setelah dia bosan memakainya, dia bisa kirimkan kepada kami, kami bisa ubah menjadi dress, dan lain-lain. Dengan cara ini, kita sudah bisa meminimalisir penggunaan bahan," kata Emmy.
Busana karya Emmy Thee yang mengusung etnik kontemporer ini menjadi karya yang ramah lingkungan karena menggunakan pewarnaan alam. Tak hanya itu, dia pun menggunakan kain wastra.
"Dalam koleksi ini, saya memakai kain wastra, dipakai karena membuat pengrajin hidupnya akan sustain. Saya memakai pewarna tekstil alam, seperti pewarna tenun alam, atau tie-dye pewarna alam,” katanya.
Global Talents Digital merupakan acara daring internasional off-season yang diselenggarakan oleh Fashion Futurim Initiative didukung Russian Fashion Council dan Mercedes-Benz Fashion Week Russia.
Acara pertama telah diselenggarakan selama dua hari pada 2020 telah sukses mendatangkan 2,5 juta views di berbagai platform online dan menampilkan 50 desainer dari berbagai penjuru dunia. Sementara itu, acara yang kedua akan diselenggarakan pada 4-6 September 2020 dengan mengusung tema Sustainability.
Untuk mendukung perhelatan fashion bergengsi tahun ini, Indonesian Fashion Chamber (IFC) menyertakan lima desainer Tanah Air, yaitu Gregorius Vici, Aldrè Indrayana - Cota Cota Studio, Rosie Rahmadi, Emmy Thee, dan AM by Anggiasari.