Dalam konteks kejadian tersebut, Ega menyebut aksi pengunjung itu sebagai tindakan spontan yang berada di luar konsep acara. Dengan kata lain, tantangan membaca Al-Quran berhadiah miras bukanlah aktivitas yang dirancang Newport sebagai bagian dari program mereka.
Ega bahkan secara tegas menyatakan pihak brand tidak mengetahui ataupun terlibat dalam aksi tersebut.
“Melalui pesan ini pula, saya menegaskan bahwa pihak brand tidak memiliki sangkut paut atas kejadian tersebut,” tegas Ega.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin utama klarifikasi Ega. Dia ingin meluruskan anggapan bahwa aksi kontroversial tersebut merupakan bagian dari aktivitas promosi resmi brand.
Meski menyebut aksi tersebut dilakukan oleh pengunjung secara spontan, Ega tidak lepas tangan. Dia mengakui dirinya lalai karena tidak segera mengambil kembali mikrofon ketika mengetahui sayembara tersebut mulai disampaikan.