Fiersa Besari Khawatir Balita yang Ditinggal Orang Tua di Tenda Alami Trauma

Mei Sada Sirait
Fiersa Besari menyoroti potensi trauma yang dialami anak yang ditinggal orang tua di Gunung Prau menangis sendirian tanpa pendamping. (Foto: IG Fiersa Besari)

“Saya sendiri tidak membenarkan perilaku orang tuanya. Sampai mikir, ‘Ternyata gak semua orang yang bisa bikin anak, pantas merawat anak,’” lanjutnya.

Fiersa juga menyoroti video permintaan maaf yang dibuat ayah balita setelah peristiwa tersebut viral. Dia mempertanyakan alasan permintaan maaf itu justru ditujukan kepada masyarakat, bukan kepada anak yang ditinggalkan.

“Ketika sang ayah bikin video permintaan maaf pun saya bingung. Kenapa minta maaf sama orang-orang? Minta maaf tuh sama anaknya. Trauma lho itu,” tulisnya.

Kronologi Balita Ditinggal di Tenda Gunung Prau

Kasus ini bermula dari beredarnya video balita yang menangis sendirian di dalam tenda di kawasan Gunung Prau. Anak tersebut dilaporkan ditinggalkan sekitar satu jam ketika kedua orang tuanya melanjutkan perjalanan menuju puncak atau melakukan summit.

Rombongan pendaki lain yang mengetahui kondisi balita tersebut kemudian memberikan pertolongan. Peristiwa ini memicu kecaman warganet karena dinilai membahayakan keselamatan anak.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 jam lalu

Fiersa Besari Sentil Orang Tua Tinggalkan Balita di Gunung Prau: Minta Maaf Harus ke Anak

21 hari lalu

Tampil di Pestapora 2026, Fiersa Besari Cemas Pikirkan Istri Sedang Mendaki di Gunung Himalaya

3 bulan lalu

Pilu, Bebi Romeo Merasa Gagal Jadi Ayah usai Anak Terseret Ombak di Pantai Bali

3 bulan lalu

Duh! Desta Jalani Operasi Penyedotan Darah di Mata usai Terhantam Bola Padel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal