JAKARTA, iNews.id - Musisi sekaligus pendaki Fiersa Besari mengkhawatirkan kondisi psikologis balita yang ditinggalkan sendirian di dalam tenda saat kedua orang tuanya mendaki hingga ke puncak Gunung Prau. Dia menyoroti potensi trauma yang dialami anak tersebut setelah menangis sendirian tanpa pendamping.
Fiersa menyampaikan pandangannya melalui Instagram Story setelah menerima banyak pesan dari pengikutnya yang meminta tanggapan terkait kasus tersebut.
Menurut Fiersa, kecaman terhadap orang tua balita itu telah disampaikan oleh banyak warganet. Namun, dia memilih menyoroti tanggung jawab orang tua dan dampak yang mungkin dialami anak akibat kejadian tersebut.
“Rasanya, perihal mengutuk dan menyumpahi orang tuanya, sudah diwakilkan oleh sebagian besar netizen yang membaca beritanya,” tulis Fiersa.
Meski tidak ikut melontarkan sumpah serapah, Fiersa menegaskan dirinya tidak membenarkan keputusan orang tua meninggalkan anak dalam kondisi tersebut. Dia bahkan mempertanyakan kesiapan seseorang untuk menjalankan tanggung jawab sebagai orang tua.