Gawat! Pencuri Incar SPKLU Mobil Listrik Diambil Tembaganya

Muhamad Fadli Ramadan
Lebih dari 700 stasiun pengisian daya (SPKLU) InstaVolt dilaporkan rusak karena ulah maling kabel yang mengincar tembaga. (Foto: Ilustrasi/AI)

Bukan hanya pengisi daya kendaraan listrik yang rusak. Pencuri telah mengganggu layanan kereta Eurostar, mengincar solar panel, dan kini mengincar beberapa infrastruktur mobilitas yang berkembang paling pesat. 

Setelah mengalami kerugian besar, InstaVolt membuat pelindung kabel menggunakan kevlar dan pelacak forensik bernama SmartWater. Tujuannya agar bisa melacak kabel curian meski sudah dipotong-potong.

Dampak dari pencurian ini adalah setiap kabel yang dicuri meningkatkan biaya operasional, dan biaya tersebut pada akhirnya dibebankan kepada pelanggan. Entah itu tarif pengisian daya yang lebih tinggi, peluncuran stasiun yang tertunda, atau sekadar persepsi publik yang rusak.

Itu sebabnya InstaVolt mendorong agar charger EV diakui sebagai "critical infrastructure". Jika disetujui maka pencurian kabel bisa mendapat tindakan hukum yang serius.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mengaspal di GIIAS 2026, Intip Fitur pada Changan Nevo Q05

2 hari lalu

Pameran Otomotif Internasional GIIAS 2026 Hadirkan Lebih dari 65 Merek Global

4 hari lalu

Serba-serbi GIIAS 2026: Guinness World Records Pecah Kompetisi Mekanik Terbesar di Dunia

4 hari lalu

Melantai di GIIAS 2026, Intip Perbedaan Wuling Aira ev Standard Range dan Long Range! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal