Fahira Almira diketahui telah dilaporkan ke Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Hingga berita ini dibuat, belum ada update informasi mengenai tindak lanjut pemerintah menangani kasus viral ini.
Sebelumnya, Fahira Almira bercerita kalau dirinya mendapat diagnosis usus buntu dari tiga rumah sakit Indonesia berbeda. Dari hasil pemeriksaan, Fahira mengalami usus buntu yang mengharuskannya operasi.
Namun, sebelum tindakan operasi dikerjakan, Fahira terbang ke Penang, Malaysia, untuk mendapatkan 'second opinion' dan ternyata menurut pemeriksaan dokter Malaysia, Fahira tidak mengalami usus buntu, melainkan konstipasi atau sembelit.
Karena itu, menurut dokter Malaysia Fahira tidak disarankan untuk operasi, cukup terapi untuk menangani konstipasi yang dialaminya.
Hingga berita ini dibuat, Fahira Almira belum memberi tanggapan atas tuduhan 'black campaign' yang disangkakan netizen kepadanya.