"Dokter telah berusaha mengoptimalkan pengobatan supaya saya masih bisa tetap tampil (di acara di Surabaya) pada sore harinya, tapi kondisi badan tidak berangsur pulih dan memang perlu perawatan khusus," ungkap Hedi.
Gejala yang dialami Hedi Yunus saat mengalami vertigo dahsyat ini adalah pusing yang luar biasa dan muntah tak berkesudahan. Hedi menceritakan, dia sampai berkali-kali muntah hingga merasa isi perutnya kosong.
Bahkan, sampai di rumah sakit pun Hedi Yunus masih muntah-muntah. Hingga akhirnya dilakukan pemeriksaan MRI, dan diketahui Hedi Yunus mengalami serangan vertigo.
Penyebabnya adalah tekanan darahnya sangat tinggi. "Pas cek itu tensi saya 200-an per 130-an. Saya punya genetik tekanan darah tinggi, dan saya minum obat tiap hari. Tapi, saat kejadian itu, akumulatif dari kecapekan dan sebagainya," kata Hedi.
Hedi Yunus menjelaskan kalau dirinya sudah semakin membaik kondisinya. Meski sempat dirawat di ICU untuk pertama kalinya, kondisi Hedi sekarang membaik dengan tensi menunjukkan 128/70.
Jadi, Hedi Yunus total dirawat di rumah sakit selama dua hari, dan diperbolehkan kembali ke Jakarta dengan catatan dokter. Maksudnya, segala obat tetap harus dikonsumsi sebagai bagian dari proses recovery.