"Aku yakin malaikat kematian pun kamu gojeki tadi, pak," katanya.
Di akhir unggahannya, Kunto Aji menyampaikan ucapan selamat jalan dalam balutan doa. Ia bahkan menyinggung lagu 'Galaksi' milik almarhum Gombloh, sebelum akhirnya memilih mengiringi kepergian sang ayah dengan doa.
"Makasih ya pak. Terima kasih. Di sini enggak ada lagu Galaksi dari Gombloh pak, kita iringi pakai doa ya. Walau aku yakin jalanmu lancar," ujarnya penuh haru.
Pesan itu kemudian ditutup dengan kalimat sederhana namun sarat makna. "Sugeng tindak Pak Nasirun. Suwargi langgeng," tambah Kunto Aji.
Nasirun meninggal dunia di RS AMC Muhammadiyah Yogyakarta setelah sebelumnya mengalami sesak napas pada dini hari. Berdasarkan keterangan keluarga, maestro seni lukis kontemporer itu mengembuskan napas terakhir akibat henti jantung.
Nasirun dimakamkan di Makam Seniman Girisapto, Imogiri, Bantul, pada Sabtu sore. Ia meninggalkan seorang istri dan tiga anak.