Dia berharap keputusan tersebut dapat dihormati oleh semua pihak sehingga persoalan itu tidak kembali memicu perdebatan maupun serangan di media sosial.
Dalam pernyataannya, Berlliana juga mengajak masyarakat mengarahkan energi dan kepedulian pada persoalan lain yang membutuhkan perhatian bersama. Dia menyinggung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah.
"Semoga energi dan kepedulian kita dapat diarahkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat bagi sesama," tulisnya.
Berlliana berharap kejadian yang dialaminya dapat menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga perkataan dan menghormati perasaan orang lain. Dia juga mengajak masyarakat menjadikan persoalan tersebut sebagai kesempatan untuk saling memaafkan dan memperbaiki diri.
Sebelumnya, Berlliana Lovell menjadi sorotan setelah mengalami dugaan pelecehan verbal saat melakukan live TikTok bersama kreator konten Amat Jelangskuy. Salah satu ucapan Amat dalam siaran tersebut menuai perhatian publik karena dinilai bernada seksual.
Setelah pihak yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf, Berlliana Lovell memutuskan menerima permintaan tersebut dan tidak melanjutkan persoalan ke jalur hukum.