Menurut Sashfir, korban pelecehan seksual tidak seharusnya merasa harus menghadapi pengalaman traumatis seorang diri.
Ia menyadari bahwa tidak semua korban memiliki keberanian atau ruang yang aman untuk langsung bercerita setelah kejadian. Sebagian mungkin membutuhkan waktu untuk memahami perasaan dan pengalaman yang dialaminya.
Karena itu, Sashfir meminta perempuan yang mengalami hal serupa untuk tidak merasa bersalah jika membutuhkan waktu.
"Tidak apa-apa jika kamu memerlukan waktu untuk memproses semuanya," ujarnya.
Sashfir juga mengingatkan para korban agar mencari orang yang dipercaya ketika mereka sudah merasa siap untuk meminta bantuan.