Tak lama sebelum wafat, keluarganya mengabarkan bahwa Sydney telah menjalani perawatan hospice atau perawatan paliatif untuk pasien dengan kondisi terminal. Pada 5 Agustus 2026, ia meninggal dunia dengan damai didampingi keluarga tercinta.
Selain aktif di media sosial, Sydney merupakan lulusan Dartmouth College dan sempat bekerja sebagai social media manager. Ia juga berencana mengikuti Maraton New York 2026 untuk menggalang dana bagi penelitian kanker saluran empedu. Sebelum meninggal, ia telah berhasil mengumpulkan lebih dari 10 ribu dolar AS untuk mendukung perjuangan para pasien dengan penyakit serupa.
Kabar kepergian Sydney memicu gelombang belasungkawa dari warganet di berbagai negara. Banyak pengikutnya mengaku merasa kehilangan sosok yang selama ini memberi kekuatan melalui kisah perjuangannya.
Organisasi yang bergerak di bidang kanker saluran empedu juga memberikan penghormatan atas kontribusi Sydney dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit langka tersebut.