Disampaikan dr Amir, hingga saat ini tidak ada obat atau terapi non-bedah yang terbukti mampu menghilangkan katarak. Satu-satunya penanganan efektif adalah melalui operasi.
Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat lensa yang keruh dan menggantinya dengan lensa buatan (IOL). Operasi katarak tergolong cepat, minim rasa sakit, dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi.
Beberapa teknik operasi yang umum digunakan meliputi:
- Ekstraksi katarak intra kapsular
- Ekstraksi katarak ekstra kapsular (ECCE)
- Manual Small Incision Cataract Surgery (MSICS)
- Phacoemulsifikasi
- Femto Laser Assisted Cataract Surgery (FLACS)
Menariknya, operasi katarak tidak harus menunggu kondisi matang. Tindakan dapat dilakukan kapan saja ketika penglihatan sudah mulai terganggu.
Disampaikan dr Amir, pasien yang menjalani operasi katarak umumnya merasakan berbagai manfaat signifikan, seperti:
- Penglihatan menjadi lebih jernih dan tajam
- Berkurangnya silau saat melihat cahaya terang
- Warna terlihat lebih jelas
- Dalam beberapa kasus, dapat sekaligus memperbaiki gangguan refraksi (minus/plus)
- Meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian, terutama pada lansia
- Mengurangi risiko jatuh akibat gangguan penglihatan
- Membantu aktivitas sehari-hari, termasuk membaca