"Untuk temen-temen yang lain, sudah, ya, kakak-kakak jangan menghujat kakak ini lagi," tulisnya.
Permintaan keluarga muncul setelah sejumlah dokter dan tenaga kesehatan yang sebelumnya menuai kecaman akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Tenaga kesehatan Widhiyarini Pangestika mengakui komentarnya tidak mencerminkan etika, empati, maupun profesionalisme. Dia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Yurizal dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Tak lama berselang, dr Benny Christian Sihombing juga mengunggah video permintaan maaf. Dalam pernyataannya, dia mengaku bertanggung jawab penuh atas komentarnya dan siap menerima seluruh konsekuensi, termasuk jika harus menghadapi proses hukum maupun sanksi dari institusi terkait.
Permintaan maaf serupa disampaikan dr Elda Putri Rahardini. Melalui surat terbuka, dia mengakui komentarnya tidak pantas, tidak etis, dan tidak menunjukkan empati sebagai seorang dokter. Dia juga meminta maaf kepada keluarga almarhum dan masyarakat.