Saat itu, orang-orang mencari lagu favorit melalui berbagai situs unduhan dan layanan berbagi berkas. Lagu yang berhasil diunduh kemudian disimpan di komputer atau dipindahkan ke telepon genggam untuk didengarkan kapan saja.
Amaluddin juga menjadi bagian dari kebiasaan tersebut. Ia mengaku sebagai pencinta musik Indonesia yang senang mengoleksi lagu-lagu favoritnya.
Dalam penampilannya di program televisi nasional pada Januari 2026, Amaluddin menceritakan bahwa awalnya ia menyimpan koleksi musik di komputer. Karena ruang penyimpanan terbatas, ia kemudian memanfaatkan layanan berbagi berkas 4Shared.
Keputusan tersebut menjadi awal dari kisah yang kemudian membuat wajahnya dikenal luas oleh pengguna internet di Indonesia.
Ada satu hal yang membuat koleksi musik Amaluddin berbeda. Ia menggunakan foto dirinya sendiri sebagai gambar sampul atau cover art untuk berkas lagu yang disimpannya.