"Dulu ini hal yang gak aku pahami, tapi semenjak belajar, lihat anak mulut sering terbuka buat napas dan tidur plus ngorok, itu aku anggap bukan hal biasa," kata Zaskia.
Bagi Zaskia, ada hal yang bisa diperbaiki agar anak dapat menjalani keseharian dengan lebih nyaman. Karena itu, dia memilih memeriksakan kondisi Kaba hingga akhirnya menjalani tindakan medis.
Zaskia juga mengungkap bahwa tindakan konka reduction bukanlah pengalaman pertama bagi keluarganya. Dia menyebut prosedur itu sudah menjadi tindakan ketiga yang dijalani anak-anaknya.
Meski masih ada kemungkinan peradangan kembali terjadi di kemudian hari, Zaskia berharap perbaikan pada tulang hidung Kaba dapat membuat jalur napasnya tidak kembali tertutup seperti sebelumnya.