Korban Dugaan Penipuan Timothy Ronald Ungkap Selain Alami Rugi juga Diintimidasi

Mei Sada Sirait
Tak hanya merugi secara finansial, sejumlah korban kripto Timothy Ronald mengaku mendapat intimidasi ketika menyampaikan keluhan. (Foto: Dok Instagram)

Tak hanya merugi secara finansial, sejumlah korban juga mengaku mendapat intimidasi ketika menyampaikan keluhan atau berencana keluar dari program. Ancaman yang diterima mulai dari kekerasan fisik hingga serangan siber berupa doxing, sehingga sebagian korban memilih bungkam sebelum akhirnya berani bersuara bersama korban lainnya.

"Buzzer-buzzernya tuh nge-DM, WA, terus di komen ya dikata-katain lah. Goblok ngapain all in, fomo, segala macem. Pantesan rungkad," ujar korban Said.

Selain itu, korban mempertanyakan klaim tingkat keberhasilan hingga 90 persen yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Mereka juga menduga adanya praktik manipulasi pasar, di mana mentor disebut menjual aset saat member diarahkan untuk membeli.

Pakar keuangan Gema Goeyardi menegaskan bahwa pihak yang memberikan rekomendasi investasi berisiko tinggi seharusnya memiliki sertifikasi dan izin resmi sebagai penasihat keuangan. Menurutnya, praktik yang terjadi telah melampaui batas edukasi dan berpotensi menyesatkan masyarakat.

Gema juga menyoroti narasi yang meremehkan gelar akademik dan profesional seperti Profesor atau CFA. Sikap tersebut dinilai dapat merusak kepercayaan publik terhadap profesi keuangan dan memperkeruh pemahaman masyarakat soal investasi yang sehat dan bertanggung jawab.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
13 hari lalu

Pakar Hukum Soroti Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Peringatkan Kripto Bisa Jadi Modus Penyamaran Aset

19 hari lalu

Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp54,71 Triliun, Belanja Online Jadi Penyumbang Terbesar

2 bulan lalu

Ada Edukasi Investasi di PRJ 2026, Gen Z Jangan Cuma Kenal Saham dan Kripto 

4 bulan lalu

2 Pelaku Sindikat Phishing Lintas Negara Ditangkap, Raup Rp25 Miliar dalam 5 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal