Selain itu, korban mempertanyakan klaim tingkat keberhasilan hingga 90 persen yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Mereka juga menduga adanya praktik manipulasi pasar, di mana mentor disebut menjual aset saat member diarahkan untuk membeli.
Pakar keuangan Gema Goeyardi menegaskan bahwa pihak yang memberikan rekomendasi investasi berisiko tinggi seharusnya memiliki sertifikasi dan izin resmi sebagai penasihat keuangan. Menurutnya, praktik yang terjadi telah melampaui batas edukasi dan berpotensi menyesatkan masyarakat.
Gema juga menyoroti narasi yang meremehkan gelar akademik dan profesional seperti Profesor atau CFA. Sikap tersebut dinilai dapat merusak kepercayaan publik terhadap profesi keuangan dan memperkeruh pemahaman masyarakat soal investasi yang sehat dan bertanggung jawab.