JAKARTA, iNews.id - Pengakuan Sashfir mengenai dugaan pelecehan seksual di toilet restoran kawasan Senopati, Jakarta Selatan, menghebohkan publik. Ia mengungkap kejadian tersebut setelah berbulan-bulan memilih menyimpan pengalaman itu sendiri.
Dalam pernyataannya, Sashfir menyebut kejadian berlangsung pada April 2026. Ia mengaku menjadi korban perekaman diam-diam atau voyeurism ketika berada di area toilet perempuan.
Berikut kronologi berdasarkan pengakuan Sashfir. Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini.
Peristiwa bermula ketika Sashfir berada di area toilet perempuan sebuah restoran di Senopati.
Ia kemudian mengetahui dirinya menjadi korban dugaan perekaman diam-diam. Sashfir menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk pelecehan seksual berupa voyeurism.